03 Agustus 2010

PDAM MUKOMUKO USULKAN PENAMBAHAN SUBSIDI

Mukomuko, 16/7 (ANTARA) - Perusahaan Daerah Air Minum Tirta Selagan di Kabupaten Mukomuko, Bengkulu, meminta pemerintah menambah anggaran subsidi menyusul kenaikan tarif dasar listrik per 1 Juli 2010.

Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Selagan masih tergantung pada listrik dari PT PLN untuk menghidupkan dua mesin penyedot dan mesin distribusi, kata Direktur PDAM Tirta Selagan Kabupaten Mukomuko Abu halim, Jumat."Perusahaan masih membeli listrik dari PLN kalau PLN hidup PDAM juga hidup begitu juga sebaliknya," katanya.

Ia mengakui setiap bulan PDAM membayar beban pemakaian kepada PLN bervariasi antara Rp15 juta sampai Rp16 juta.

"Sama seperti pemakaian listrik untuk rumah tangga, kalau banyak pemakaian maka pembayaran beban juga otomatis besar," urainya.

Kenaikan TDL khusus industri akan menambah biaya yang harus dikeluarkan PDAM, belum lagi tunggakan pelanggan PDAM yang cukup besar.

"Setiap bulan PDAM menerima pembayaran dari pelanggan di daerah ini antara Rp35 juta sampai Rp40 juta, sedangkan jumlah tunggakan setiap bulan mencapai Rp50 juta," terangnya.

Jika hanya mengandalkan pembayaran dari pelanggan, PDAM tidak mampu membayar honor karyawan serta biaya operasional dan rekening listrik.

"Tahun ini kami mengusulkan anggaran untuk PDAM sebesar Rp1 miliar, tapi yang disetujui dewan Rp300 juta, kemungkinan kami akan mengusul penambahan untuk enam bulan berikutnya," terangnya.

Dengan kenaikan TDL, PDAM memberikan dua alternatif, pertama penambahan subsidi atau menaikkan tarif dasar air untuk rumah tangga.

"Hasil audit BPKP menunjukkan tarif dasar PDAM sebesar Rp500 per meter kubik, dan tarif itu yang diolah oleh perusahaan, sedangkan tarif dasar yang dijual kepada masyarakat hanya Rp1.800 per meter kubik," tegasnya.

Sementara itu anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Ali Saftaini,Antonio Dale Tarmiji mempersilakan PDAM mengusulkan penambahan subsidi dengan cacatan PDAM memperbaiki pelayanan kepada masyarakat.

© Copyright 2011 Perum LKBN Antara Biro Bengkulu . All rights reserved | Contact Us | About Us

Back to TOP