18 Desember 2009

PROGRAM PNPM BENGKULU PRIORITASKAN INFRASTRUKTUR JALAN

Bengkulu, 24/11 (ANTARA) - Badan Pemberdayaan Masyarakat Pedesaan (BPMP) Provinsi Bengkulu menetapkan prioritas Proyek Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) untuk pembangunan infrastruktur jalan pedesaan yang tersebar di 59 kecamatan pada 2010.
"Dana PNPM yang akan disalurkan ke 59 kecamatan akan diprioritaskan untuk pembangunan infastruktur jalan yang berada di setiap desa yang tersebar di sepuluh wilayah kabupaten/kota," kata Kepala BPMP Provinsi Bengkulu Husni Hasanuddin di Bengkulu, Selasa.

Sebanyak 59 kecamatan pada 2010, akan mendapatkan kucuran dana PNPM sebesar Rp116 miliar akan didistribusikan ke masing-masing kecamatan di daerah itu.
Dana PNPM yang telah dikucurkan pemerintahan pusat sebesar RP77,7 miliar dan mengalami kenaikan karena adanya pemekaran daerah dari sebelumnya sembilan menjadi sepuluh wilayah kabupaten/kota.
PNPM akan diprioritaskan pada pembangunan infrastruktur jalan terutama di kabupaten pemekaran Bengkulu Tengah karena sebelumnya penerimaannya hanya masuk pada Kabupaten Bengkulu Utara.
"Kabupaten Bengkulu Tengah belum mendapatkan prioritas pada tahun sebelumnya dan pada 2010 diutamakan karena sebagian masyarakatnya sangat membutuhkan infrastruktur jalan," ujarnya.
Anggaran PNPM pada 2010 terjadi peningkatan dari tahun sebelumnya yakni Rp116 dari 77,7 miliar pada 2008 sehingga perhitungan menjadi penambahan karena pemekaran.
Rinciannya, menurut dia, sekitar 70 persen untuk pembangunan fisik, 20 persen pengembangan koperasi, dan 10 persen kegiatan sosial di desa/kelurahan yang tersebar di 59 kecamatan.
"Program PNPM di Bengkulu yang tersebar di lima dari sepuluh wilayah kabupaten/kota, yakni Rejang Lebong, Lebong, Muko-Muko Seluma, dan Kaur," ujarnya.
Masing-masing desa/kelurahan tersebut akan mendapatkan kucuran dana sebesar Rp300 juta per desa/kelurahan.
PNPM untuk koperasi simpan pinjam ini, diharapkan dapat membantu pertumbuhan sektor riil. Karena saat ini pertumbuhan koperasi wanita yang sangat pesat yang membutuhkan kucuran dana.
Hasanuddin menambahkan, BPMP akan memfasilitasi pengkucuran dana ke masyarakat dan tetap mempergunakan jasa fasilitator.
Tenaga fasilitator yang akan dipergunakan di setiap Kecamatan berjumlah dua orang yang terbagi bidang tugas, yakni satu orang untuk fasilitator teknis dan satu orang untuk tenaga pemberdayaan.

© Copyright 2011 Perum LKBN Antara Biro Bengkulu . All rights reserved | Contact Us | About Us

Back to TOP