DPRD BENGKULU USUL PEMBANGUNAN MENARA TRANSMISI SUTET
Bengkulu, 23/11 (ANTARA) - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Bengkulu akan mengusulkan pembangunan menara transmisi saluran tegangan ekstra tinggi (Sutet) ke Pemerintah Provinsi (Pemprov) setempat untuk mengantisipasi kekurangan daya listrik.
"Kami telah mengusulkan pembangunan menara transmisi Sutet yang dapat menghubungi sepuluh wilayah kabupaten/kota didaerah itu," kata Ketua DPRD Provinsi Bengkulu Kurnia Utama di Bengkulu, Senin.
Pembangunan itu, kata dia, agar krisis listrik tidak terjadi lagi di daerah dan segera bisa teratasi dengan baik pada 2010 karena pendistribusiannya hingga ke daerah pelosok yang jauh dari jauh dari ibu kota kabupaten.
Hal itu, dilakukan karena melihat dari kondisi pembangkit listrik tenaga air (PLTA) Musi cukup kontradiktif dari harapan pemenuhan kebutuhan listrik.
Kurnia menambahkan, Pemprov segera melakukan pembangunan jaringan listrik yang tersebar di sepuluh wilayah kabupaten/kota untuk mengatasi pemadaman bergilir akibat kekurangan daya.
"Pemprov hendaknya sudah mulai memikirkan serta memperjuangkan pembangunan "tower" (menara) transmisi Sutet yang menghubungkan ke seluruh Kabupaten yang ada," ujarnya.
Menurut dia, energi listrik adalah penunjang berbagai subsektor pembangunan yang ada sehingga pencapaian kebutuhan listrik dapat teratas.
Bila kebutuhan listrik mencukupi dan berlebih, maka pengusaha akan berinvestasi dengan membangun pabrik dari sektor perkebunan.
Pembangunan PLTA Musi yang mempunyai kekuatan 70X3 megawatt (MW) itu, seharusnya sudah dapat mencukupi kebutuhan sehingga tidak terjadinya pemadaman.
Selama ini, kata dia, kebutuhan listrik di tujuh dari sepuluh wilayah kabupaten/kota hanya dipasok dari PLTA Tes dan belum dapat mencukupi akibat debit air mengalami penurunan terutama ketika musim kemarau.
Kondisi ini, menurut dia, harus segera diatasi dengan segera membangun menara transmisi Sutet di setiap kabupaten/kota agar pendistribusian listrik dapat menjangkau pelosok daerah.