03 Desember 2009

PRODUKSI PADI DI MUKOMUKO CAPAI 64.619 TON

Bengkulu, 3/12 (ANTARA) - Produksi padi sawah petani di Kabupaten Mukomuko musim tanam 2008-2009 mencapai 64.619 ton gabah kering panen (GKP), meningkat dari sebelumnya 40.136 ton.

Peningkatan produksi padi sawah petani tersebut, berkat dukungan Pemkab Mukomuko yang ingin menjadikan daerah ini sebagai lumbung beras di Provinsi Bengkulu, kata kabag Humas Pemkab Mukomuko Yanzuri Nawawi, Kamis.


Pemkab Mukomuko pada musim tanam 2008-2009 melakukan perluasan areal tanaman selauas 16.229 ha, naik dari sebelumnya 15.519 ha. Tanaman padi masyarakat itu belum mengandalkan jaringan irigasi o kanan yang hingga kini belum selesai, melainkan tetap memanfaatkan jaringan irigasi Manjunto kiri.

Irigasi Manjonto (bagian) kiri dibangun pada 1983 dan diresmikan mantan Presiden Soeharto pada 1989 dapat mengairi areal sekitar 7.060 ha.

Dari luas areal tersebut yang berfungsi sekitar 80 persen, sisanya ditanami kelapa sawit. Bupati Mukomuko Ichwan Yunus menghimbau petani sawah setempat agar tidak menanami areal persawahan mereka dengan kelapa sawit.

Sedangkan tanaman kelapa sawit yang ada diupayakan untuk ditebang secara berangsur, agar lahan persawahan tersebut betul-betul berfungsi.

Rupanya himbauan Bupati Mukomuko itu direspon petani dan mulai menujukkan hasilnya dengan terjadi peningkatan produksi padi dan tanaman muda seperti jagung dan lainnya.

Kepala Dinas Pertanian Perkebunan dan Kehutanan Pemkab Mukomuko Syafkani mengatakan, kenaikan produksi pertanian itu tidak hanya terdapat pada tanaman padi, tapi jagung dan jenis palawija lainnya.

Produksi jagung musim tanam 2007-2008 sebanyak 25.271 ton naik menjadi 36.005 ton pada musim tanam 2008/2009. Sedangkan areal tanam jagung tahun ini dari 7.201 ha naik menjadi 7.736 ha.

© Copyright 2011 Perum LKBN Antara Biro Bengkulu . All rights reserved | Contact Us | About Us

Back to TOP