17 Desember 2009

PETUGAS CAGAR ALAM DILENGKAPI ALAT KOMUNIKASI CANGGIH

Bengkulu, 16/11 (ANTARA) - Dinas Kehutanan (Dishut) Provinsi Bengkulu akan melengkapi petugas pengamanan cagar alam danau dendam tak sudah (DDTS) dengan alat komunikasi canggih pada 2010.
"Setelah pembangunan pos terpadu selesai petugas akan dilengkapi dengan alat komunikasi canggih seperti pesawat radio genggam dan alat lainnya agar pemantauan dan operasi rutin dapat berjalan," kata Kepala Dishut Provinsi Bengkulu Khairil Burhan di Bengkulu, Senin.



Alat komunikasi itu, kata dia, berfungsi untuk saling berkoordinasi di lapangan ketika petugas gabungan sedang patroli.
Cagar alam DDTS tersebut diupayakan tidak lagi terjadi perambahan dan pengrusakan akibat kurangnya pengawasan selama ini.
Sedangkan pembangunan pos terpadu sangat berfungsi untuk memantau setiap kemungkinan yang terjadi terutama menjaga keseimbangan ekosisitemnya.
Kawasan cagar alam seluas 500 hektare (Ha) itu merupakan daerah tangkapan air dan serapan air.
"Kami berharap dengan adanya alat komunikasi itu dapat meminimalisir tindakan pengrusakan dan perambahan sehingga ekosistem cagar alam terjaga dengan baik," ujarnya.
DDTS selama ini merupakan kawasan penyuplai air bersih ketika terjadi musim kemarau, sehingga kondisinya harus dijaga dan dilestarikan dengan baik untuk keseimbangan ekosistem.
Kawasan cagar alam yang berada di dua kabupaten/kota yakni Bengkulu Tengah dan Kota Bengkulu juga akan dimanfaatkan untuk jalur pengangkutan batu bara dan kendaraan barang lainnya.
Petugas pada pos terpadu itu dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA), Polda Bengkulu, dan Dishut Bengkulu.
Dishut mengimbau masyarakat ikut menjaga kawasan itu agar selalu lestari dan terhindar daro perambahan dan pembalakan liar.

© Copyright 2011 Perum LKBN Antara Biro Bengkulu . All rights reserved | Contact Us | About Us

Back to TOP