17 Desember 2009

PENGERUKAN ALUR PULAU BAAI BENGKULU TERKENDALA KAPAL

Bengkulu, 15/11 (ANTARA) - Pengerukan alur pulau Baai Provinsi Bengkulu hingga saat ini terkendala kapal keruk mengalami kerusakan ketika akan berlabuh ke pelabuhan di daerah itu.
"Pengerukan alur pulau Baai hingga saat ini terkendala karena kapal keruk yang akan melakukan pengerjaan pengerukan mengalami kerusakan sehingga tertunda beberapa waktu," kata Gubernur Bengkulu, Agusrin Maryono Najamuddin di Bengkulu, Minggu.



Ketika kapal akan berlabuh di pelabuhan laut didaerah itu, kata dia, mengalami kerusakan sehingga pengerukan kembali tertunda.
Kerusakan kapal pertama yang datang dari negara Malaysia, mengalami kerusakan di Pantai Linau, Kecamatan Maje, Kabupaten Kaur, Provinsi Bengkulu.
Kapal itu, tidak dapat beroperasi akibat terbalik dan mengalami kerugian yang cukup besar sehingga harus dikembalikan ke negara asalnya.
Pengerukan alur tersebut, direncanakan akan menggunakan dua kapal yang berfungsi menyedot dan membuang pasir laut ketempat yang sudah ditentukan.
Pekerjaan yang dilakukan itu, pertama membuka alur dipintu masuk pelabuhan kembali karena sebagian sudah tertimbun pasir lalu melakukan pengerukan.
Pengerukan tersebut, tidak gampang karena debit pasir laut di pintu masuk pelabuhan cukup cepat masuknya dan harus dilakukan secara profesional.
Pemerintah Provinsi (Pemprov), telah mendatangi kapal keruk dari luar negeri dengan kapasitas daya sedot cukup besar.
"Kapal itu sengaja didatangi dari luar negeri dengan harapan bekerja lebih cepat dengan menggunakan peralatan yang cukup canggih," ujarnya.
Tenaga yang digunakan, menurut dia, sudah profesional sehingga pengerukan dapat selesai dengan cepat dan tepat waktu.
Debit pasir di pintu pelabuhan itu, menjadi tantangan bagi kapal keruk karena begitu cepatnya masuk sehingga harus menggunakan alat yang lebih canggih.
Pasir laut yang akan disedot tersebut, kurang lebih sebanyak jutaan kubik dan tempat pembuangannya sudah disiapkan.
Pendangkalan alur itu, sudah di ambang batas sehingga harus dilakukan upaya yang nyata tanpa harus menunggu dan perekonomian Bengkulu akan meningkat kembali.

© Copyright 2011 Perum LKBN Antara Biro Bengkulu . All rights reserved | Contact Us | About Us

Back to TOP