PEMKOT BENGKULU PRIORITASKAN PERBAIKAN JALAN PADA 2010
Bengkulu, 28/11 (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu akan memprioritaskan perbaikan dan peningkatan infrastruktur jalan yang tersebar di delapan kecamatan di daerah itu pada 2010.
"Hal itu dilakukan agar jalan yang berada di daerah tidak mengalami kerusakan kembali sehingga masyarakat dapat menikmati sarana dan prasarana dengan nyaman," kata Wali Kota Bengkulu Ahmad Kanedi di Bengkulu, Sabtu.
Pada 2010, kata dia, perbaikan dan peningkatan infrastruktur jalan sudah menjadi prioritas terutama yang mengalami kerusakan di beberapa ruas jalan karena kerusakannya sudah cukup parah.
Pemkot, menurut dia, telah menganggarkan pembangunan dan peningkatan infrastruktur yang tersebar di delapan kecamatan di daerah sebesar Rp38 miliar pada 2010.
Infrastruktur itu, telah diusulkan ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bengkulu melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Kerusakannya yang terjadi setiap bulannya terus mengalami peningkatan sehingga harus dilakukan upaya perbaikan, terutama jalan di lingkungan masyarakat.
Perbaikan yang akan diprioritaskan adalah jalan akses masyarakat menuju pusat perbelanjaan dan pemerintahan serta jalan pertanian.
Jalan menuju area pertanian dan tempat-tempat wisata akan diutamakan perbaikan dan peningkatan sehingga masyarakat dapat menikmati fasilitas itu dengan nyaman.
"Sebagian anggaran itu akan digunakan untuk pembangunan terutama jalan yang berada di permukiman masyarakat yang belum tersentuh pembangunan infrastruktur," ujarnya.
Jalan yang mengalami kerusakan itu, segera ditanggulangi dengan cepat terutama yang berlubang karena dapat menimbulkan kecelakaan.
Pada 2009, Pemkot telah melakukan perbaikan infrastruktur sebanyak 58 titik jalan yang sudah parah kerusakannya dengan melakukan penambalan dan perbaikan lainnya.
Agar proyek tersebut berjalan dengan baik dan lancar, Pemkot telah melakukan koordinasi dengan dinas/instansi terkait masalah penggunaan anggaran untuk perbaikan dan peningkatan.
Kanedi menambahkan, ke depan diharapkan jalan tidak ada lagi yang berlubang dan kenyamanan pengguna infrastruktur itu akan terealisasi.