17 Desember 2009

PEMKOT BENGKULU DUKUNG PEMBANGUNAN JALAN LINGKAR

Bengkulu, 20/11 (ANTARA) - Pemerintah Kota Bengkulu mendukung rencana Pemprov membangun jalan lingkar (ring road) yang melintasi Cagar Alam Danau Dusun Besar register 61, Kota Bengkulu.
"Kami mendukung rencana ini, maka Pemkot juga hadir dalam setiap pembahasan jalan termasuk ke Menteri Kehutanan untuk mendapatkan izin pelepasan kawasan Cagar Alam," kata Wali kota Bengkulu, Ahmad Kanedy, Jumat.



Ia mengatakan, pembangunan jalan sepanjang 2,4 km yang masuk dalam CA tersebut sangat dibutuhkan untuk mengatasi masalah angkutan berat yang melintasi Kota Bengkulu menuju Pelabuhan Pulau Baai.
Selama ini sejumlah titik jalan dalam kota rusak parah akibat angkutan batu bara dan angkutan berat lainnya yang melintasi jalan dalam kota.
"Harus ada solusi lain, tidak bisa melintasi jalan dalam wilayah kota karena dampaknya sudah dirasakan masyarakat, bahkan masyarakat protes," katanya.
Pembangunan jalan lingkar tersebut terkendala status kawasan yang merupakan hutan konservasi.
Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Bengkulu, Khairil Burhan mengatakan pihaknya bersama tim terpadu yang terdiri atas Bappeda provinsi, BKSDA Bengkulu, Badan Lingkungan Hidup (BLH) Dinas Perhubungan Kota Bengkulu dan Dinas Pekerjaan Umum kota sudah mengusulkan pelepasan 2,4 km kawasan CA tersebut kepada Menteri Kehutanan.
"Tidak ada cara lain untuk membangun jalan lingkar Bengkulu kecuali melintasi kawasan ini, tentu teknisnya akan dirancang sedemikian rupa sehingga tidak mengganggu kawasan konservasi ini," katanya.
Khairil mengatakan pembentukan tim ini didasari polemik angkutan batu bara yang selama ini melintasi jalan dalam Kota Bengkulu karena jalur Simpang Nakau-Kembang Seri tengah diperbaiki.
Usulan pelepasan tersebut sudah disepakati oleh BKSDA Bengkulu dengan jaminan tidak ada lagi rambahan baru di daerah tangkapan air di kawasan seluas 500 ha tersebut.
Selain itu pihaknya juga akan membangun pos terpadu untuk menjaga kawasan dari gangguan setelah dibangunnya akses tersebut.
Kepala Dinas PU Kota Bengkulu yang masuk dalam tim terpadu, Ir Eferedy mengatakan rancangan badan jalan akan dibuat sedemikian rupa sehingga keberadaannya tidak membuat debit air danau berkurang.
"Kami akan rancang sedemikian rupa sehingga sumber-sumber mata air bisa tetap mengalir ke danau. Kami akan memperbanyak gorong-gorong dan membangun beberapa jembatan,"katanya.

© Copyright 2011 Perum LKBN Antara Biro Bengkulu . All rights reserved | Contact Us | About Us

Back to TOP