17 Desember 2009

BANYAK PROYEK APBN TIDAK KOORDINASI DENGAN DAERAH

Bengkulu, 19/11 (ANTARA) - Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi Provinsi Bengkulu Ali Berti mengatakan, banyak proyek di Bengkulu yang didanai APBN tidak dikoordinasikan dengan daerah.
Khususnya proyek fisik seperti pembangunan jembatan dan jalan banyak yang asal bongkar tanpa koordinasi dengan Pemda, akibatnya seperti sekarang angkutan batu bara menjadi terganggu, katanya di Bengkulu, Kamis.



Misalnya pembangunan jembatan Kembang Seri di Kabupaten Bengkulu Tengah merupakan satu-satunya akses transpotasi menuju Kota Bengkulu sehingga perbaikan jembatan tersebut mengganggu transportasi khususnya angkutan batu bara.
Padahal jika dilakukan koordinasi bisa dicari jalur alternatif sehingga truk-truk pengangkut batu bara tidak melintasi jalan dalam kota yang mengakibatkan badan jalan di sejumlah titik rusak parah.
Pekerjaannya juga berjalan lamban yang semestinya diperkirakan sudah tuntas pada Agustus atau September 2009, tetapi kenyataannya sampai sekarang belum selesai.
Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi Bengkulu akan menyurati Departemen Pekerjaan Umum dan Departemen Dalam Negeri agar kejadian serupa tidak terulang lagi.
Sebab sering sekali proyek APBN dianggap tidak ada hubungannya dengan daerah padahal yang merasakan dampaknya secara langsung adalah daerah.
Sementara itu, Ketua Komisi III DPRD Provinsi Bengkulu Budi D Darmawansyah mengatakan, hasil pertemuan dengan pengusaha batu bara menyebutkan angkutan baru bara tidak bisa melintasi jembatan tersebut karena dikhawatirkan tidak sanggup menahan beban muatan truk batu bara yang mencapai delapan ton.
"Kami sudah minta agar semua pengusaha angkutan batu bara bersabar sampai jembatan itu tuntas diperbaiki dan selama melintasi jalan dalam wilayah kota agar muatannya disesuaikan dengan kondisi jalan
Sementara itu, Ketua Asosiasi Pengusaha Batu Bara, Made Irwana mengatakan seluruh pengusaha angkutan batu bara tidak keberatan jika harus melintasi jalur Kembang Seri-Pelabuhan Pulau Baai untuk menghindari kerusakan jalan dalam wilayah kota.
"Hanya saja kami minta jaminan apakah jembatan itu bisa dilalui oleh muatan lebih dari 10 ton," katanya.

© Copyright 2011 Perum LKBN Antara Biro Bengkulu . All rights reserved | Contact Us | About Us

Back to TOP