17 Desember 2009

DKP BENGKULU BANGUN GEDUNG PEMANTAU KAPAL ASING

Bengkulu, 8/11 (ANTARA) - Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Bengkulu akan membangun gedung pemantau kapal nelayan berbendera asing di beberapa pulau terluar, seperti Pulau Enggano pada 2010.
"Gedung yang akan dibangun tersebut, sebagai tempat pemantau kapal-kapal nelayan dari luar negeri di beberapa pulau terluar," kata Kepala DKP Provinsi Bengkulu, Bisma Linda di Bengkulu, Minggu.



Bisma menjelaskan bahwa pembaguan gedung pemanatu itu bertujuan untuk melindungi perairan Bengkulu dari pencurian ikan oleh kapal-kapal berbendera asing yang terus terjadi dan merugikan Indonesia.
Dikatakannya, laut Bengkulu merupakan perairan yang langsung berhadapan dengan Samudera Hindia dan merupakan lintasan internasional yang harus dipantau keadaannya.
Beberapa pulau ada di daerah tersebut, seperti Pulau Enggano yang berjarak kurang lebih 120 mil dari Kota Bengkulu. Pulau itu dari sejak dulu merupakan jalur pelintasan bagi kapal-kapal asing setelah selat Malaka.
Dalam sejarahnya, pulau tersebut dijadikan sebagai tempat persinggahan kapal-kapal asing untuk beristirahat dan menyusun strategi untuk menjajah.
Gedung itu, kata dia, sangat berfungsi sebagai pemantau kapal-kapal nelayan berbendera asing sekaligus mengurangi tindakan pencurian ikan yang terus berlangsung.
Perairan Bengkulu merupakan jalur yang cukup strategis dan dengan adanya gedung pemantau itu, maka diharapkan pencurian kekayaan laut dapat dikurangi.
Kekayaan perairan yang terkandung di dalamnya sangat banyak terutama ikan dan pihak asing akan selalu memanfaatkan peluang minimnya sarana dan parsarana yang dimiliki Indonesia.
"Pembangunannya membutuhkan dana yang cukup besar dan sekarang sedang menunggu tahap pencairan dari pusat pada 2010," ujarnya.
Tidak disebutkan kapan persisnya dana itu akan cair serta berapa besar dana yang dianggarkan untuk pembangunan gedung tersebut.

© Copyright 2011 Perum LKBN Antara Biro Bengkulu . All rights reserved | Contact Us | About Us

Back to TOP