PEMPROV BENGKULU DIMINTA PRIORITASKAN PERBAIKAN JALINBAR
Bengkulu, 8/11 (ANTARA) - Bupati Bengkulu Utara Imron Rosyadi meminta Pemerintah Provinsi Bengkulu untuk memprioritaskan perbaikan jalan lintas barat (Jalinbar) yang rusak parah akibat abrasi pantai pada APBD 2010.
"Kondisi infrastruktur jalan khususnya Jalinbar sangat parah dan kami berharap ini menjadi prioritas pada APBD 2010," katanya di Bengkulu, Minggu.
Jalinbar yang menghubungkan Bengkulu-Sumatra Barat terancam putus di beberapa titik akibat abrasi pantai khususnya di wilayah Bengkulu Utara.
Imron mengatakan, satu titik yang terputus total akibat abrasi pantai yakni di Desa Serangai, Kecamatan Ketahun tidak bisa lagi dilewati dan pemerintah menjadikan jalur Baik Nau-Ketahun sebagai jalur alternatif.
"Tetapi kondisi jalur alternatif ini juga sangat parah karena selama ini dilewati truk pengangkut batu bara," tambahnya.
Ia berharap, status kedua jalan tersebut yang merupakan tanggung jawab pemerintah pusat dan provinsi memprioritaskan perbaikan jalan tersebut.
Jika jalan tersebut tidak segera diperbaiki maka angkutan hasil bumi khususnya tandan buah segar (TBS) kelapa sawit dan karet serta hasil tambang batu bara akan terkendala.
Sementara itu, anggota DPRD Provinsi Bengkulu dari daerah pemilihan Bengkulu Utara Heri Susanto mengatakan, pihaknya sudah meninjau langsung kondisi kerusakan jalan tersebut yang sangat berbahaya bagi kendaraan yang melintas.
"Jalan itu sangat berbahaya untuk dilalui kendaraan bermuatan banyak atau kendaraaan besar karena sangat berisiko jatuh ke tebing yang sudah digerus ombak," katanya.
Diharapkan pemerintah segera melakukan penanganan darurat terhadap titik jalan tersebut dengan membuat rambu lalu lintas.
Apalagi kendaraan yang melintas pada malam hari sangat berisiko mengalami kecelakaan.
"Kami akan memprioritaskan anggaran pembangunan atau infrastruktur untuk memperbaiki Jalinbar ini," ujarnya.