10 Januari 2011

DPRD SARANKAN DOKTER SPESIALIS BISA MENETAP

Mukomuko, Bengkulu, 12/12 (ANTARA) - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, menyarankan tenaga dokter spesialis bisa menetap supaya pelayanan kesehatan kepada masyarakat maksimal.

"Kami sudah sampaikan kepada pemerintah untuk mencarikan dokter spesialis yang bisa menetap di daerah itu pada 2011, agar pelayanan masyarakat bisa dilakukan 24 jam," kata Katua Komisi I DPRD Kabupaten Mukomuko Ali Saftaini, Minggu.Menurut dia, DPRD siap menyetujui usulan pemerintah terakit penyediaan fasilitas dan tunjangan untuk tenaga dokter spesialis.

"Bila mereka mau menetap di daerah ini, kami siap menyetujui penyediaan fasilitas seperti mobil dinas, rumah dinas, dan tunjangan sebesar Rp20 juta perbulan," urainya.

Penyediaan tenaga kesehatan merupakan program untuk mencapai Mukomuko sehat, dan salah satu yang harus terpenuhi adalah tenaga dokter spesialis.

"Kita ingin supaya program menjadikan daerah ini sehat bisa terwujud, untuk itu pemerintah harus memikirkan upaya kearah itu," ujarnya.

Menurut dia, pelayanan dokter spesialis pada 2010 ini belum bisa memberikan pelayanan meksimal kepada masyarakat, karena dokter hanya mampu melayani masyarakat dua hari dalam satu bulan.

"Selama ini alasan dewan tidak mau menyetujui usulan penyediaan fasilitas seperti mobil dan tunjangan, karena pelayanannya untuk masyarakat di daerah ini tidak maksimal, sehingga mubazir bila uang APBD dihabiskan hanya untuk itu," ujarnya.

Sementara Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Mukomuko Rosmadi Djidin, mengatakan, sedang melakukan penjajakan dengan beberapa rumah sakit untuk mencari kesepakatan tenaga dokter spesialis yang bisa menetap di daerah..

"Saat ini kami masih membahas rencana mencari dokter spesialis kepada kepala daerah, yang pasti untuk 2011 kami upayakan dokter bisa menetap," urainya.

Ia menjelaskan untuk pelayanan kesehatan pemerintah tidak mencari keuntungan dengan keberadaan dokter spesialis tetapi pelayanan kesehatan kepada masyarakat bisa terpenuhi.

"Bila hitungan nilai yang diperoleh dengan keberadaan dokter spesialis tentunya saja kontiribusi untuk PAD tidak sebanding dengan biaya dokter karena misi pemerintah untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat," urainya.

© Copyright 2011 Perum LKBN Antara Biro Bengkulu . All rights reserved | Contact Us | About Us

Back to TOP