DPPK MINTA PETANI BERSIHKAN SIRING ANTISIPASI BANJIR
Mukomuko, Bengkulu, 19/12 (ANTARA) - Dinas Pertanian, Perkebunan, dan Kehutanan Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, meminta petani sawah membersihkan siring (saluran air) untuk mengantisipasi banjir yang bisa merusak sawah di daerah itu.
Kepala Bidang Pertanian Dinas Pertanian, Perkebunan, dan Kehutanan Kabupaten Mukomuko Sunandi, Minggu, mengatakan, permintaan itu telah disampaikan kepada seluruh petani sawa di daerah ini dalam bentuk tertulis dan lisan.
"Secara lisan dinas telah menugasakan setiap Pengawas Pelaksana Lapangan dan secara tertulis disampaikan kepada setiap kelompok tani," katanya.Menurut dia, tingginya curah hujan sejak dua bulan terakhir di daerah ini merupakan potensi terjadinya bencana banjir.
"Pembersihan siring secara rutin bisa membantu memperlancar saluran air, bahkan hujan deras tidak langsung membanjiri sawah petani," katanya.
Ia menjelaskan, dengan rutinnya petani membersihkan siring, maka air yang berlebih masuk dalam sawah bisa dipantau.
"Bila air yang masuk ke sawah petani banyak, sebaiknya irigasi lansung ditutup untuk menjaga supaya tanaman jangan rusak," katanya.
Menurut dia, meskipun sudah ada surat dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri) berdasarkan prediksi BMKG bahwa curah hujan mulai Oktober hingga Desember 2010 di daerah ini di atas normal tetapi petani harus tetap waspada.
"Bila melihat hasil pengamatan pihak BMKG bahwa cuaca di daerah bagian utara termasuk daerah ini diatas normal mulai Oktober, namun sebaiknya petani jangan hany lepas tangan tetapi terus dipantau" ujarnya.
Ia menjelaskan, pihaknya dinas telah melakukan pengamatan dan hasilnya saluran primer, sekunder, tersier, dan kuarter dalam kondisi yang sangat baik, bahkan tidak ada tebing yang membahayakan yang bisa berakibat longsor.