UNDANGAN HUT KOTA BENGKULU BERHAMBURAN AKIBAT GEMPA
Bengkulu, 17/3 (ANTARA) - Para udangan yang mengikuti peringatan HUT ke-291 Kota Bengkulu, Rabu, sempat berhamburan keluar ruangan akibat guncangan gempa berkekuatan 5,5 Skala Richter (SR).
Acara tahunan yang berlangsung dalam sidang istimewa DPRD setepat itu baru saja usai namun para pejabat masih banyak yang berada di dalam gedung dewan berhamburan keluar saat gempa terjadi.
Guncangan gempa itu hanya beberapa detik saja namun dirasakan cukup kuat sehingga peserta sempat berhamburan meski masih sedang mencicipi nasi kuning.
Tidak ada korban luka-luka maupun kerusakan harta benda dalam gempa ini. Warga kembali menjalankan aktivitasnya dan guncangan yang sama sering terjadi karena daerah ini salah satu wilayah rawan gempa di pantai barat Sumatra.
Informasi yang didapat dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Gefisika (BMKG) Bengkulu menjelaskan, getaran gempa 5,5 SR itu dirasakan di Kota Bengkulu antara III-IV Modified Mercalli Intensity (MMI).
Selain itu juga terasa antara II-III MMI di Kepahiang, Lampung dan Liwa, Kabupaten Lampung Barat (Lambar).
Gempa yang berlokasi pada epinsentrum 4.57 Lintang Selatan (LS) dan 102.84 Bujur Timur (BT) itu, pusatnya berada sekitar 64 km arah barat laut Bintuhan Bengkulu, dengan kedalaman 26 km.