02 Februari 2010

GUBERNUR ANCAM CABUT IZIN USAHA ENERGI NAKAL

Bengkulu, 1/2 (ANTARA) - Gubernur Bengkulu Agusrin Maryono Najamudin menyatakan tidak segan-segan mencabut izin usaha listrik atau usaha lain yang bergerak dalam bidang energi terbarukan yang membandel, walaupun perusahaan tersebut telah mendapat rekomendasi resmi dari PLN.

"Dalam waktu dekat kita akan mengevaluasi seluruh perusahaan energi, jika ada yang tidak melakukan kegiatan di lapangan tapi izinnya sudah ada, maka dicabut dan dialihkan ke investor lain," tegasnya di Bengkulu, Senin.


Menurut dia, banyak pengusaha yang ingin menanamkan modalnya di bidang energi, karena izin sudah terlanjur dikeluarkan untuk perusahaan lain, maka proses perizinan perusahaan baru yang akan serius itu jadi terhambat.

Dia menyayangkan banyak perusahaan yang bergerak pada energi terbarukan melalaikan izinya, namun tidak melakukan kegiatan sesuai dengan kontraknya.

Menurut gubernur, ancaman pencabutan izin ini tidak berlaku bagi perusaaah yang terganjal masalah keuangan karena Pemprov Bengkulu bisa membantu menalangi untuk sementara waktu.

"Kami harapkan pada kepala daerah tingkat II agar tidak terlalu mudah mengeluarkan izin bagi perusahaan yang tidak jelas dan serius melakukan investasi," pintanya.

Kendati demikian, gubernur tetap membuka peluang seluas-luasnya kepada investor yang ingin menanamkan modalnya di bidang pembangunan energi baik dalam bentuk pembangkit listrik tenaga mikro hydro (PLTMH) maupun energi lain seperti pengolahan cangka sawit.

Peluang usaha pada bidang ini masih terbuka lebar apalagi setelah keluarnya Peraturan Kementerian ESDM bahwa PLN akan membeli energi listrik seharga Rp780 ribu per-Kwh, sedangkan modal yang dibutuhan untuk satu Kwh-nya sekitar Rp500 ribu, sehingga masih ada keuntungan Rp200 ribu-an.

Seiring dengan akan dibangunnya dua gardu induk yaitu di Manna (Bengkulu Selatan) dan Mukomuko, gubernur menjamin pada 2011 mendatang permasalahan listrik di Provinsi Bengkulu akan teratasi dan tidak ada lagi pemadaman bergilir seperti saat ini.

Bagi para pemasang jaringan baru mulai saat ini dapat dilayani. Seperti untuk permohonan izin bagi rumah dengan tipe sangat sederhana yang paling diutamakan pada daerah-daerah tertentu.

Sedangkan bagi bidang usaha menengah ke atas maka, PLN sendiri nantinya akan mempertimbangkan, mengingat pasokan hingga bulan Juni 2010 tergolong masih terbatas, tapi di atas bulan itu kembali stabil hingga akhir tahun, tambahnya.

© Copyright 2011 Perum LKBN Antara Biro Bengkulu . All rights reserved | Contact Us | About Us

Back to TOP