23 Februari 2010

10 KABUPATEN/KOTA AGAR DILENGKAPI ALAT DETEKSI GEMPA

Bengkulu, 7/2 (ANTARA) - Sebanyak 10 kabupaten/kota di Provinsi Bengkulu agar dilengkapi alat deteksi gempa karena seluruh wilayah Bengkulu berpotensi dilanda bencana gempa bumi, kata Direktur Yayasan Layak, Agus Widianto, Minggu.

Yayasan yang memfokuskan pada isu pengurangan resiko bencana ini meminta agar pemerintah melengkapi 10 kabupaten/kota dengan alat deteksi gempa dan peringatan dini tsunami di kawasan pesisir pantai barat.


"Yang ada sekarang baru enam kapaten/kota yang memiliki alat deteksi gempa sedangkan empat lainnya belum ada padahal 10 kabupaten/kota sama potensi gempanya karena berada di pertemuan dua lempeng aktif Indoaustralia dan Eurasia," katanya.

Keenam alat tersebut masing-masing terpasang satu unit di Kabupaten Mukomuko, Kabupaten Bengkulu Utara tepatnya di Pulau Enggano, Kabupaten Bengkulu Selatan, Kabupaten Lebong, Kabupaten Kepahiang dan Kota Bengkulu.

Ia berharap empat kabupaten lainnya yakni Kabupaten Kaur, Kabupaten Bengkulu Tengah, Kabupaten Rejang Lebong dan Kabupaten Seluma segera memiliki alat deteksi gempa karena pontensi terjadinya gempa sama dengan daerah lainnya.

"Potensi gempa di 10 kabupaten/kota sama, kecuali potensi tsunami yang paling berpotensi terjadi di kawasan pesisir pantai,"katanya.

Peralatan sistem peringatan dini tsunami juga baru terdapat di Kabupaten Mukomuko dan Kota Bengkulu sementara lima kabupaten lainnya yang berada di pesisir pantai barat belum memiliki peralatan tersebut.

Lima kabupaten yang berada di pesisir pantai barat Sumatra tersebut adalah Kabupaten Bengkulu Utara, Bengkulu Tengah, Bengkulu Selatan, Seluma, dan Kaur.

Sementara itu Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Geofisika Kepahiang, Dadang Permana mengakui hingga saat ini alat deteksi gempa baru terpasang di enam kabupaten/kota.

"Enam alat ini merupakan bantuan dari BMKG pusat, kami berharap empat kabupaten lainnya khususnya tiga kabupaten yang berada di pesisir pantai barat segera dipasang alat deteksi gempa dan tsunami,"katanya.

Dadang mengatakan, potensi gempa bumi sangat tinggi di Bengkulu dimana pada tahun 2009 terjadi 412 kali gempa di Bengkulu.

Gempa yang mengguncang Bengkulu tersebut terbagi dua yakni gempa darat yang diakibatkan patahan Sumatra (Sumatran fault) dan gempa laut yang diakibatkan gesekan dua lempeng aktif yakni Eurasia dan Indoaustralia.

Dadang mengatakan setiap bulan Bengkulu diguncang gempa rata-rata sebanyak 36 hingga 40 kali.

© Copyright 2011 Perum LKBN Antara Biro Bengkulu . All rights reserved | Contact Us | About Us

Back to TOP