26 Januari 2010

GUBERNUR BENGKULU BERANG LOKASI MTQN TERGENANG AIR

Bengkulu, 21/1 (ANTARA) - Gubernur Bengkulu Agusrin M Najamudin berang, karena lokasi utama yang akan digunakan untuk pembukaan Mushabaqoh Tilawatil Qur'an tingkat nasional (MTQN) di arena eks STQ, Air Sebakul, Kota Bengkulu saat ini tergenang air.

Seharusnya sekarang lokasi itu sudah aman dari genangan air dan lumpur, namun nyatanya tetap masih kumuh, ujar Gubernur menyesali lemahnya pengawasan Dinas PU setempat terhadap lokasi tersebut di Bengkulu, Kamis.


Hal itu diketahui saat Gubernur Bengkulu Agusrin Maryono Najamudin melakukan inspeksi mendadak ke lapangan bersama unsur muspida beberapa hari lalu.

Padahal lapangan tersebut rencannya akan dipakai untuk defile para kafilah dari 33 provinsi beserta pendampingnya, sehingga ditempat tersebut dipastikan akan ada ribuan orang yang hadir sewaktu pembukaan.

"Ini bagaimana, kok masih banyak air tergenang, bila diinjak banyak orang pasti akan berlumpur, sama ketika penyelenggaraan pembukaan Jambore Pemuda Indonesia (JPI) lalu," tegasnya.

Di lahan ini juga nantinya akan ditampilkan tari kolosal yang melibatkan ratusan siswa sekolah yang ada di Bengkulu. Bila masih tergenang air, selain pakaian mereka akan kotor juga gerakan penari akan terhambat jika berada di atas lumpur.

Kondisi serupa juga terjadi di sebelah kanan panggung kehormatan, ternyata tanahnya belum keras dan membahayakan para undangan.

Dia memerintahkan agar Dinas PU menyiapkan truk dan alat
berat untuk mengambil pasir yang ada di dermaga ujung Pelabuhan Pulau Baai untuk pengerasan lokasi itu.

"Saya minta pekan ini genangan air sudah hilang dan tempat tersebut akan ditanami rumput pendek, sehingga saat pelaksanaan nanti rumput tersebut sudah tumbuh bagus menyatu dengan tanah," pintanya.

Kepala Dinas PU provinsi Bengkulu Zulkarnaik menyanggupi perbaikan dan penyelesaian lokasi MTQN itu tepat waktu, karena selama ini kekurangan itu akibat keterbatasan dana, tambahnya.

© Copyright 2011 Perum LKBN Antara Biro Bengkulu . All rights reserved | Contact Us | About Us

Back to TOP