17 Desember 2009

PENGERUKAN ALUR PELABUHAN BENGKULU GUNAKAN DUA KAPAL

Bengkulu, 12/11 (ANTARA) - Pengerukan alur pelabuhan laut Pulau Baai Bengkulu akan menggunakan dua kapal besar agar pendangkalan dapat teratasi dengan cepat pada 2009.
"Untuk melakukan pengerukan akan menggunakan dua kapal dengan harapan dapat menuntaskan pendangkalan alur dengan cepat pada 2009," kata Gubernur Bengkulu, Agusrin Maryono Najamuddin di Bengkulu, Kamis.



Supaya pendangkalan alur tuntas, kata dia, harus menggunakan dua kapal yang berfungsi menyedot dan membuang pasir laut ketempat yang sudah ditentukan.
Pekerjaan yang dilakukan itu, pertama membuka alur dipintu masuk pelabuhan kembali karena sebagian sudah tertimbun pasir lalu melakukan pengerukan.
Pengerukan tersebut, tidak gampang karena debit pasir laut dipintu masuk pelabuhan cukup cepat masuknya dan harus dilakukan secara profesional.
Pemerintah Provinsi (Pemprov), telah mendatangi kapal keruk dari luar negeri dengan kapasitas daya sedot cukup besar.
"Kapal itu sengaja didatangi dari luar negeri dengan harapan bekerja lebih cepat dengan menggunakan peralatan yang cukup canggih," ujarnya.
Tenaga yang digunakan, menurut dia, sudah profesional sehingga pengerukan dapat selesai dengan cepat dan tepat waktu.
Debit pasir dipintu pelabuhan itu, menjadi tantangan bagi kapal keruk karena begitu cepatnya masuk sehingga harus menggunakan alat yang lebih canggih.
Pasir laut yang akan disedot tersebut, kurang lebih sebanyak jutaan kubik dan tempat pembuangannya sudah disiapkan.
Ia menambahkan, pendangkalan alur sudah diambang batas sehingga harus dilakukan upaya yang nyata tanpa harus menunggu dan perekonomian Bengkulu akan meningkat kembali.

© Copyright 2011 Perum LKBN Antara Biro Bengkulu . All rights reserved | Contact Us | About Us

Back to TOP