PENGERJAAN PROYEK APBD MUSI RAWAS BELUM OPTIMAL
Musi Rawas, Sumsel, 21/11 (ANTARA) - Komisi IV DPRD Kabupaten Musi Rawas, Provinsi Sumatra Selatan (Sumsel) menemukan pengerjaan proyek APBD tahun 2009 belum optimal, sehingga menjelang akhir tutup tahun masih banyak yang baru dikerjakan.
"Dari sekian banyak pengerjaan proyek APBD Kabupaten Musi Rawas tahun 2009, ternyata pengerjaannya belum optimal. Dari sidak (inspeksi mendadak) yang dilakukan Komisi IV DPRD Musi Rawas masih banyak proyek yang baru dikerjakan pada akhir tahun," kata Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Musi Rawas, Ngadi, Sabtu.
Dikatakannya, beberapa pengerjaan proyek APBD 2009 pada Dinas PU Bina Marga Musi Rawas dari total anggaran Rp165 miliar untuk pengerjaan 42 paket proyek, saat ini baru terealisasi 82 persen dalam bentuk proyek pembangunan jalan dan jembatan.
Beberapa pengerjaan proyek yang baru dilaksanakan, antara lain pembangunan bundaran di kawasan perkantoran di Kecamatan Muara Beliti dan pembangunan jalan kawasan agropolitan, padahal tutup anggaran proyek pada tahun ini sudah dekat yaitu tanggal 15 Desember 2009.
"Bila pengerjaan ini tidak optimal dikhawatirkan pengerjaannya tidak selesai sampai tutup tahun," katanya.
Pengerjaan proyek lainnya masing-masing pada Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) seperti di Dinas Kesehatan Musi Rawas, saat ini merupakan realisasi terendah dari sekian banyak dinas di daerah itu. Dari anggaran yang dialokasikan lebih dari Rp20 miliar baru terealisasi sekitar 30 persen.
Sedangkan pengerjaan proyek pada Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa (BPMD) dari alokasi dana kegiatan sebesar Rp2,5 miliar saat ini baru terealisasi 50 persen, berupa pengadaan pakaian kades dan perangkatnya.
Untuk itu dia mengimbau agar seluruh SKPD yang memiliki proyek pembangunan di daerah setempat agar dapat menyelesaikannya tepat waktu, selain itu kualitas pengerjaan proyek juga harus diutamakan.
"Karena pembangunan proyek tersebut dibiayai oleh dana dari pajak yang dibayarkan masyarakat daerah itu dalam setiap tahunnya," katanya.