PANTAI BENGKULU TERCEMAR LIMBAH BATU BARA
Bengkulu, 11/12 (ANTARA) - Pantai Pasar Bengkulu, Kota Bengkulu dan Pondok Kelapa, Kabupaten Bengkulu Utara, tercemar limbah batu bara, kata Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Bengkulu Edi Nevian.
"Pencemaran di sepanjang pinggir pantai di dua kabupaten/kota itu hingga saat ini masih terjadi dan harus dilakukan upaya untuk mengatasinya agar tidak menyebar ke pantai lain," katanya di Bengkulu, Jumat.
Pencemaran itu sudah berlangsung cukup lama dan terus menyebar ke pinggir pantai serta masuk ke Sungai Air Bengkulu.
Limbah batu bara itu, menurut dia, dibawa dari sungai tersebut masuk ke pantai.
Akibat limbah itu, pasir pantai menjadi kotor dan air laut menjadi keruh setelah hujan serta ekosistem laut menjadi rusak.
Di sepanjang pinggir pantai, terumbu karang sudah tertimbun limbah batu bara dan nelayan kesulitan mendapatkan ikan.
Kondisi ini, seharusnya tidak dibiarkan berlarut dan perlu dilakukan upaya yang nyata agar ekosistem laut menjadi baik kembali.
Sebagai langkah antisipasi awal, sebagian masyarakat yang berada sekitar Sungai Air Bengkulu mengambil batu bara itu dan dijual ke penampung.
"Limbah batu bara dibawa air ke pinggir pantai karena di ulu sungai ada penambangan batu bara yang masih beroperasi," ujarnya.
Edi menambahkan, dalam waktu dekat pihaknya akan melakukan koordinasi dengan pihak terkait untuk mencari jalan keluar terbaik agar pantai tidak tercemar.