2.000 HEKTARE TNKS DI GUNUNG TUJUH DIRAMBAH
Kerinci, 9/12 (ANTARA) - Lebih dari 2.000 hektare (ha) kawasan hutan Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) di wilayah Gunung Tujuh Kabupaten Kerinci sudah dirambah masyarakat dan dijadikan areal kebun palawija.
Kepala Pengelolaan TNKS Resort Gunung Tujuh, Nurman mengatakan perambahan sudah terjadi sebelum kawasan ditetapkan pada tahun 1984 lalu.
"Sebagian kawasan yang dibuka sudah diduduki masyarakat jauh sebelum kawasan ditetapkan pada tahun 1984 sehingga luas areal yang dirambah mencapai 10 persen dari 20.000 lebih luas TNKS resort Gunung Tujuh," katanya, di Sungai Penuh, Bengkulu, Rabu.
Kawasan hutan yang dirambah masyarakat berganti tanaman palawija antara lain kentang, cabai, tomat, kol, dan sawi serta sebagian kecil tanaman tahunan seperti kopi dan kayu manis.
Sekitar 2.000 kepala keluarga (KK) telah menggantungkan hidupnya di kawasan itu sehingga pihaknya hanya bisa melakukan penyuluhan agar tidak melakukan pembukaan areal baru.
"Sampai sekarang keberadaan Gunung Tujuh masih terancam dengan perambahan baru yang dilakukan secara ilegal, tidak sedikit kami mendapat informasi pembukaan baru dari petani yang sudah berkebun di kawasan," katanya.
Menurut Nurman, kawasan TNKS di Gunung Tujuh merupakan hulu sejumlah sungai selain untuk keperluan air bersih juga untuk mengairi ribuan hektare sawah di sekitarnya.
Pembukaan hutan menjadi perkebunan akan mengganggu ekosistem kawasan tersebut sehingga jasa lingkungan yang diperoleh selama ini tidak menutup kemungkinan akan hilang.
"Kalau pembukaan hutan terus menerus, tentu area tangkapan air akan berkurang sehingga debit air akan semakin sedikit dan mungkin akan kering,"katanya.
Meskipun pihaknya sudah melakukan patroli pengamanan kawasan hutan sebulan sekali selain agenda patroli gabungan yang sudah terjadwal namun perambahan hutan dari masyarakat pendatang dan penebangan kayu masih terus terjadi.
Pengamanan dengan dua orang polisi kehutanan (Polhut) sangat tidak sebanding dengan luas kawasan yang harus diamankan yakni 10.000 hektare untuk satu Polhut.