RATUSAN WARGA MUKOMUKO MENGUNGSI AKIBAT BANJIR
Bengkulu, 15/11 (ANTARA) - Ratusan jiwa warga di tiga rukun tetangga (RT) Pondok Batu, Kecamatan Kota Mukomuko, mengungsi akibat dilanda banjir.
Banjir bandang itu melanda sekitar 120 rumah warga setempat, dengan ketinggian satu meter akibat luapan dua sungai yaitu Sungai Selagan dan Sungai Air Hitam, kata Kabag Humas Pemkab Mukomuko Yanzuri Nawawi, Minggu.
Ratusan warga itu diimbau mengungsi ke tempat yang lebih aman, atau ke rumah keluarga lain karena rumah mereka terendam air mencapai satu meter.
Dikhawatirkan luapan dua sungai itu masih bertambah akibat guyuran hujan lebat sejak Jumat (13/11) sampai Sabtu (14/11) malam, sedangkan wilayah tiga RT tersebut berada di lokasi yang rendah.
Lokasi yang terendam banjir adalah RT Dusun III Pondok Batu dan RT 4 dan 5 dalam Kecamatan Kota Mukomuko, warga seluruhnya selamat, karena tidak dilalui arus deras melainkan rendaman dari luapan dua sungai tersebut.
Tiga RT itu masuk dalam wilayah rawan banjir di Kota Mukomuko, namun genangan airnya tidak setinggi sekarang dan waktunya lebih lama, biasanya banjir hanya berlangsung satu dua jam.
Pemkab Mukomuko berupaya mengatasi luapan air sungai terbesar di Mukomuko itu dengan memasang tanggul atau membuat rumah panggung bagi warga di wilayah langganan banjir tersebut, kata Yanzuri.
Kepala Desa Pondok Batu Syahrinal mengatakan luapan air dua sungai itu sekarang lebih besar sehingga air masuk rumah warga hingga mencapai ketinggian satu meter.
Barang-barang elektronik dan perabot rumah tangga, sebagian besar bisa diselamatkan termasuk ternak ayam dan kambing, karena air datang secara perlahan.
Wilayah Kota Mukomuko juga rawan abrasi karena lokasinya dekat dengan laut, kata Syahrinal.