10 Januari 2011

BRI MUKOMUKO BELUM SALURKAN PINJAMAN KEPADA GURU

Mukomuko, Bengkulu, 18/12 (ANTARA) - Kantor Cabang Pembantu Bank Rakyat Indonesia (BRI) Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, belum menyalurkan pinjaman kepada tenaga guru di daerah itu.

Pimpinan Kantor Cabang Pembantu (KCP) Bank Rakyat Indonesia (BRI) Bambang Edi, Sabtu, mengatakan, selama ini belum ada guru di daerah ini yang menjadi nasabah peminjam di bank ini.

"Kalau guru tidak ada yang menjadi nasabah di bank kami ini, kemungkinan guru minjam di bank lain," ujarnya.Menurut dia, BRI tidak pernah membedakan guru dengan Pegawai Negeri Sipil lain dalam mengusulkan pinjaman di bank ini, karena penagihan pinjaman bagi pegawai dilakukan dengan cara kolektif atau langsung ditagih kepada bendahara instansi tertentu.

"BRI memberikan pinjaman dengan cara kolektif, sehingga tidak mungkin ada tunggakan karena gaji PNS itu sebelum diserahkan langsung dipotong di bagian bendahara yang membayar gaji," ujarnya.

Hal yang sama disampaikan oleh Bagian Umum Bank Bangkulu cabang Kabupaten Mukomuko Toni Diansyah. menurutnya bank memberikan kesempatan yang sebesar-besarnya kepada PNS yang ingin mengusulkan pinjaman.

"Selama ini kami juga tidak pernah menerima tunggakan karena semua pembayaran langsung dari bendahara instansi tersebut kepada Bank," urainya.

Seorang guru Sekolah Dasar di daerah ini merasa kecewa dengan pelayanan yang diberikan oleh beberapa bank di daerah ini karena tidak bisa memberikan pinjaman meski dengan jaminan SK Pegawai Negeri Sipil.

"Saya mau pinjam uang sebesar Rp15 juta tetapi tidak satupun bank yang bersedia mengeluarkan pinjaman dengan alasan pinjaman yang diberikan kepada guru selama ini melebihi target," urainya.

Bahkan, kata dia, pihaknya bank menyebutkan masih banyak guru yang tidak membayar tunggakan dengan alasan yang tidak bisa diterima.

"Jangan sampai karena guru lain menunggak saya yang harus menjadi korban tidak bisa meminjam uang di bank," urainya.

Selanjutnya, kata dia, pihak bank bisa memberikan pinjaman kepadanhya setelah menunggu empat sampai lima bulan lagi menyusul banyaknya usulan pengajuan pinjaman di bank," katanya.

© Copyright 2011 Perum LKBN Antara Biro Bengkulu . All rights reserved | Contact Us | About Us

Back to TOP