17 Oktober 2010

WARGA MUKO MUKO KELUHKAN BANYAKNYA ANJING LIAR

Muko Muko, Bengkulu, 30/9 (ANTARA) - Warga Kabupaten Muko Muko, Provinsi Bengkulu, akhir-akhirnya ini mengeluhkan banyaknya anjing liar yang bebas berkeliaran di daerah itu apalagi pada malam hari.

Warga Bandar Ratu, Kecamatan Kota Muko Muko Man dan Budi, Kamis, mengaku sering dikejar anjing liar pada malam hari di salah satu jalan masuk menuju pasar lama di daerah ini."Setiap saya lewat jalan itu pada malam hari banyak sekali anjing yang berkeliaran sepanjang jalan dan saat saya lewat beberapa anjing langsung mengejar saya," ungkapnya.

Ia mengatakan karena merasa terancam motor yang dikendarai langsung tancap gas dengan kecepatan tinggi.

"Kalau saya tidak tancap gas pada malam itu mungkin saya sudah dimangsa, karena anjing itu mengejar saya hampir sampai di tempat saya tinggal," ujarnya.
Ia menerangkan ancaman anjing liar itu bukan hanya terjadi pada malam hari tetapi pada siang hari kejadian dikejar anjing juga sering dialami oleh warga di Kelurahan Bandar Ratu.

"Kalau siang hari anjing saya dikejar anjing yang sering berkeliaran di belakang Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum," katanya.
Ketua Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Muko Muko Husni Thamrin, mengatakan instansi terkait harus melakukan penertiban anjing liar yang masih bebas berkeliaran di daerah itu.

"Daerah ini sudah punya Peraturan Daerah mengenai penertiban hewa berkaki empat, seharusnya pihak terkait jangan hanya tinggal diam, apalagi yang berkaitan dengan ancaman yang dialami oleh masyarakat," ujarnya.

Sementara Kepala Dinas Kelautan, Perikanan, dan Peternakan Kabupaten Muko Muko Muaz, mengatakan bahwa untuk melakukan eliminasi anjing liar, instansi ini kehabisan racun anjing (strichnine).

"Kalau saat ini kami tidak bisa berbuat banyak, karena dinas juga tidak memiliki stok racun anjing, sehingga belum bisa dilakukan eliminasi, kemungkinan kegiatan itu bisa dilakukan pada 2011," katanya.

© Copyright 2011 Perum LKBN Antara Biro Bengkulu . All rights reserved | Contact Us | About Us

Back to TOP