26 Oktober 2010

NELAYAN TAKUT MELAUT KARENA CUACA EKSTREM

Mukomuko, Bengkulu, 18/10 (ANTARA) - Puluhan nelayan di Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, takut mencari ikan di laut karena cuaca ekstrem melanda daerah itu sejak September lalu.

"Hujan disertai badai sejak dua bulan ini membuat nelayan takut dan khawatir perahu mereka bermesin tempel karam saat berada di tengah laut," kata Ketua Nelayan Desa Pasar Ipuh, Kecamatan Ipuh Saradi, Senin.Ia mengatakan dari 90 perahu di desa itu hanya 10 perahu yang berani turun ke-laut mencari ikan, sisanya 80 orang nelayan mencari pekerjaan lain.

"Sisanya terpaksa beralih profesi menjadi petani kebun, sawah, dan kuli bangunan," katanya.

Menurut dia, pilihan menjadi petani itu dilakoni nelayan yang memiliki kebun, sedangkan nelayan yang tidak punya kebun terpaksa bekerja sebagai kuli bangunan atau menjadi pengangguran.

Ia menjelaskan kelompok nelayan di desa itu pernah mengusulkan pembelian ternak sebagai mata pencaharian nelayan.

"Kami sudah mengusulkan kepada pemerintah setempat agar nelayan yang tidak ada mata pencaharian diberikan bantuan ternak, namun sampai sekarang permohonan itu belum terealisasi," ujarnya.

Menurut dia, selama ini pemerintah memberikan bantuan berupa alat tangkap kepada kelompok nelayan di desa itu tetapi bantuan tersebut tidak bisa digunakan dalam kondisi saat ini.

"Kami ingin ada pilihan lain selain menjadi nelayan, karena hampir setiap tahun cuaca selalu menjadi hambatan nelayan dalam melakukan aktivitas mencari ikan di laut," urainya.

Ia menerangkan masyarakat yang bekerja sebagai nelayan di desa itu sebanyak 800 orang.

"Ratusan masyarakat yang bekerja sebagai nelayan saat ini sangat membutuhkan bantuan dari pemerintah berupa lapangan pekerjaan baru untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka," katanya.

© Copyright 2011 Perum LKBN Antara Biro Bengkulu . All rights reserved | Contact Us | About Us

Back to TOP