60 TRAKTOR TANGAN AKAN DISERAHKAN KE PETANI
Bengkulu, 20/4 (ANTARA) - Dinas Pertanian Provinsi Bengkulu akan memberikan 60 traktor tangan secara gratis kepada petani di Kota Bengkulu, kata Kepala Dinas Pertanian Provinsi Bengkulu Mukhlis Ibrahim, Selasa.
"Penyerahan traktor tangan itu ilakukan langsung oleh Gubernur," katanya.
Penyerahan traktor tangan gratis untuk Kota Bengkulu akan dipusatkan di kawasan persawahan Kelurahan Pasar Panorama Kecamatan Gading Cempaka.
Sebelumnya Dinas Pertanian membagikan 991 unit traktor tangan kepada petani di sembilan kabupaten untuk meningkatkan produksi pangan sebesar 15 persen pada 2010.
"Target peingkatan produksi setiap kabupaten/kota sebesar 10 persen sehingga peningkatan produksi padi pada 2010 sebesar 600 ribu ton lebih akan tercapai," katanya.
Ia mengatakan, penyerahan traktor tangan gratis kepada seluruh kelompok tani penerima di sembilan kabupaten tersebut dilakukan langsung oleh Gubernur Bengkulu Agusrin M Najamudin.
Hal itu, kata dia, untuk memotivasi petani melakukan intensifikasi pertanian dengan ketersediaan mekanisasi.
"Semua traktor tangan diserahkan langsung oleh Gubernur untuk memotivasi petani meningkatkan produksi mereka dengan traktor tangan gratis," katanya.
Rincian traktor tangan yang dibagikan Dinas Pertanian yakni 77 unit untuk kelompok tani di Kabupaten Muko Muko, 70 unit untuk Kabupaten Rejang Lebong, 73 unit untuk Kabupaten Kepahiang, 107 unit untuk Kabupaten Lebong, 120 unit di Kabupaten Bengkulu Selatan, 127 unit di Kabupaten Kaur, 134 unit di Kabupaten Seluma, 160 unit di Kabupaten Bengkulu Tengah dan penyerahan terakhir dilakukan di Kabupaten Bengkulu Utara 130 unit.
Gubernur Bengkulu Agusrin M Najamudin saat menyerahkan traktor tangan di Kabupaten Bengkulu Utara belum lama ini mengatakan traktor tangan diberikan secara gratis, tetapi petani diminta meningkatkan produksi padi.
"Traktor tangan ini gratis, tapi ada syaratnya yaitu produksi padi harus naik setiap tahun sebesar 10 persen,"katanya.
Ia berharap dengan pembagian mekanisasi pertanian tersebut, penanaman padi di areal persawahan bisa meningkat menjadi dua hingga tiga kali per tahun.
Agusrin mengatakan peningkatan produksi pangan menjadi salah satu program nasional di mana Provinsi Bengkulu pada 2009 berhasil meningkatkan produksi sebesar 30 persen.
"Tahun ini juga harus bisa meningkat, apalagi sudah dibantu sarana pertanian ini, sehingga mengolah tanah bisa lebih cepat,"katanya.