SOAL UN SMP DIDISTRIBUSIKAN KE KABUPATEN/KOTA
Bengkulu, 27/3 (ANTARA) - Panitia ujian nasional tingkat SMP dan madrasah tsanawiyah (MTs) Provinsi Bengkulu mendistribusikan naskah soal ke kabupaten/kota yang mendapat pengawalan dari aparat kepolisian setempat.
"Naskah soal UN dan lembar jawaban komputer (LJK) hari ini dikirim ke kabupaten/kota dan langsung diamankan di Polres," kata Ketua Panitia UN Provinsi Bengkulu Budianta, Sabtu.
Selanjutnya soal tersebut akan dicek oleh seluruh kepala sekolah SMP/MTs di masing-masing kabupaten/kota untuk memastikan kelengkapan soal dan LJK sesuai dengan kebutuhan.
Ia mengatakan setelah dicek, soal tersebut akan kembali disimpan di gudang Polres atau Polsek yang dekat dengan masing-masing sekolah.
"Pada Senin (29/3) satu jam sebelum pelaksanaan UN, soal tersebut diambil dari Polres atau Polsek," katanya.
Peserta UN di Provinsi Bengkulu dari tingkat SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA dan SMK pada 2010 sebanyak 89 ribu siswa, naik dibanding 2009 sebanyak 83 ribu siswa.
Jumlah peserta UN untuk tingkat SMP/MTs mencapai 30.304 orang dan seluruh persiapan pelaksanaan UN tahap kedua yang digelar untuk SMP/Mts pada 29 Maret sudah memasuki tahap akhir.
Ia mengatakan hingga saat ini kerahasiaan soal UN masih bisa dijamin karena proses penggandaan hingga distribusi dari Palembang, Sumatra Selatan, mendapat pengawalan ketat dari aparat kepolisian.
Distribusi soal UN yang digandakan di percetakan PT Rambang Palembang, Sumatra Selatan, dilakukan Jumat (26/3) dengan pengawalan ketat dari aparat kepolisian.
Panitia UN bahkan melibatkan personel Brimob untuk mengamankan soal yang didistribusikan lewat jalur darat itu.
"Untuk memastikan soal UN dalam kondisi aman dan kerahasiaan terjamin, kami bekerja sama dengan Polda yang menurunkan tujuh personel Brimob bersenjata lengkap untuk mengawal dari Palembang hingga Bengkulu," katanya.
Peningkatan pengamanan terhadap soal UN sudah dimulai sejak penjemputan "master" soal dari Jakarta menuju percetakan di Palembang yang dikawal lima anggota Polda Bengkulu.
Hal itu sesuai dengan instruksi Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) yang meminta agar percetakan dan pengamanan soal UN ditingkatkan.
Instruksi BSNP tersebut dituangkan dalam surat nomor 2068/BSNP/III/2010 yang disampaikan pada 10 Maret lalu yang intinya agar meningkatkan sistem pengamanan saat percetakan naskah soal maupun distribusi hingga pelaksanaan UN.