19 Januari 2010

SELAMA 2009 PENDERITA HIV/AIDS MENINGGAL 14 ORANG

Bengkulu, 16/1 (ANTARA) - Selama tahun 2009 penderita HIV/AIDS di Bengkulu meninggal sebanyak 14 orang, kata Sekretaris Komisi Penanggulangan Aids (KPA) Provinsi Bengkulu Arna Maretha, Sabtu.

"Ini data yang terpantau KPA bekerja sama dengan tim Volunteer Conseling Test (VCT) RSUD M Yunus Bengkulu," katanya.

Jumlah kunjungan ke VCT RSUD M Yunus selama tahun 2009 itu sebanyak 412 orang, di antarnya 49 orang dinyatakan positif terjangkit penyakit mematikan itu.


Peningkatan jumlah penderita HIV di Bengkulu tergolong tinggi karena setiap bulan tujuh hingga sepuluh orang diketahui pengidap baru melalui tes di RSUD tersebut.

Ia mengatakan, sebagian besar pengidap HIV/Aids di Bengkulu tertular melalui penggunaan narkoba dengan jarum suntik bergantian dan praktek seks bebas.

Korban meninggal terakhir akibat virus itu adalah seorang pria asal Kota Bengkulu yang positif mengidap HIV.

Pengidap HIV/Aids tidak hanya warga asal Kota Bengkulu, tetapi juga sudah merata di sembilan kabupaten lainnya.

Berdasarkan riwayat tertularnya pengidap virus yang belum ditemukan obatnya itu terjangkit melalui hubungan seks bebas.

"Padahal dia sudah berkeluarga. Dari riwayat yang kami telusuri ternyata tertular melalui hubungan seks dengan para wanita tuna susila (WTS)," katanya.

Pihaknya memperkirakan ke depan, penularan HIV akan lebih banyak melalui hubungan seks bebas termasuk melalui WTS atau wanita penjaja seks komersil (PSK).

Sebab kalau dari narkoba, kepolisian sudah gencar memberantas dan bisa dilihat secara fisik ciri-ciri pemakai narkoba itu, tetapi kalau melalui hubungan seks tidak ada indikasinya.

Saat ini angka penularan HIV melalui hubungan seks dan narkoba mulai seimbang. Penyebaran virus HIV/Aids di Bengkulu cukup mengkhawatirkan jika dilihat dari data tahun 2003 hingga 2008.

Pada 2003 tercatat empat orang, pada 2004 (dua orang), 2005 (sembilan orang), 2006 (28 orang), 2007 (22 orang) dan 2008 meningkat menjadi 44 orang.

© Copyright 2011 Perum LKBN Antara Biro Bengkulu . All rights reserved | Contact Us | About Us

Back to TOP