RASKIN KABUPATEN MUKOMUKO DIKEMBALIKAN KE PUSAT
Bengkulu, 17/12 (ANTARA) - Plafon beras miskin (raskin) untuk 7.956 rumah tangga sasaran (RTS) Kabupaten Mukomuko yang ditolak Pemkab setempat dikembalikan ke pemerintah pusat, kata Kabid Humas Bulog Divisi Regional Bengkulu David Susanto, Kamis.
"Jatah untuk 7.956 RTS yang masing-masing menerima 15 kilogram/RTS yang ditolak Pemkab Mukomuko tahun ini dikembalikan ke pusat sesuai dengan peraturan terbaru," katanya.
Sebelumnya, plafon raskin yang ditolak Pemkab Mukomuko dibagikan kepada kabupaten/kota lain, katanya.
Namun setelah Bupati Mukomuko menyampaikan surat No.500 tahun 2009 tentang program raskin yang intinya menolak program tersebut maka jatah daerah itu dikembalikan ke pusat.
"Ini sudah tahun ke tiga Pemkab Mukomuko menolak raskin dengan alsan tidak berdampak baik untuk masyarakat di sana yang sebagian besar memiliki areal persawahan untuk menanam padi," katanya.
Sementara realisasi penyaluran raskin untuk sembilan kabupaten/kota, hingga bulan kedua Desember 2009 sudah mencapai 94 persen.
Raskin yang disalurkan sudah mencapai 94 persen atau 22.594 ton dari plafon raskin tahun 2009 sebanyak 23.886 ton,"katanya.
Rumah Tangga Sasaran atau penerima raskin pada tahun 2009 sebanyak 140.626 Kepala Keluarga (KK) yang tersebar di sembilan kabupaten/kota.
Sementara Kabupaten Mukomuko masih menolak jatah raskin pada tahun 2009 dan jatahnya dikembalikan ke pusat.
"Sistem penyaluran saat ini sudah berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, dimana jatah raskin untuk daerah yang menolak bisa dibagikan ke daerah lain, kalau sekarang harus dikembalikan ke pusat," katanya.
Rincian realisasi per kabupaten, yaitu Kabupaten Bengkulu Utara dengan plafon 4.262 ton, realisasi mencapai 3.891 ton, Kabupaten Bengkulu Tengah dengan plafon 2.509 ton sudah terealisasi 2.331 ton.
Kabupaten Seluma dengan plafon 2.899 ton, realisasi mencapai 2.852 ton, untuk Kabupaten Bengkulu Selatan dengan plafon 1.910 ton, sudah terealisasi sebanyak 1.884 ton, Kabupaten Kaur dengan plafon 2.817 ton, penyaluran mencapai 2.763 ton.
Selanjutnya, Kabupaten Rejang Lebong dengan plafon 3.779 ton sudah terealisasi 3.593 ton, Kota Bengkulu dengan plafon 2.497 sudah terealisasi sebanyak 2.347 ton, Kabupaten Kepahiang dengan plafon 1.595 ton sudah terealisasi 1.406 ton dan Kabupaten Lebong dengan plafon 1.608 ton sudah terealisasi sebanyak 1.523 ton.
"Untuk tahun ini jumlah RTS berkurang dari 163.928 RTS menjadi 140.626 RTS, namun jatahnya tetap 15 kg/KK dengan harga Rp1.600 perkilogram," jelasnya.