PEMPROV BENGKULU ANGGARKAN RP32 MILIAR UNTUK MTQN
Bengkulu, 16/12 (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (pemprov) Bengkulu menganggarkan dana Rp32 miliar untuk agenda Musabaqah Tillawatil Quran Nasional (MTQN) ke-23 yang berlangsung di Bengkulu, Juni 2010 mendatang.
"Kami sudah usulkan dana Rp32 miliar ke DPRD dan memang dana ini bersifat block grand (bantuan pelaksanaan) jadi tidak bisa dijabarkan dalam Rencana Kelola Anggaran," kata Kepala Biro Kesra Provinsi Bengkulu, Syaifullah, Kamis.
Ia mengatakan anggaran tersebut sesuai dengan kebutuhan masing-masing bidang dalam kepanitiaan MTQN 2010.
Sementara kegiatan Bengkulu Expo dan Pasar Rakyat yang diserahkan kepada salah satu pelaksana kegiatan (event organiser) dari Jakarta.
"Kami hanya fokus pada kebutuhan dana kepanitiaan besar sedangkan Bengkulu Expo dan Pasar Rakyat diserahkan sepenuhnya kepada Dinas Perindustrian dan Perdagangan,"katanya.
Panitia MTQN terbagi dalam beberapa bidang antara lain bidang satu yang bertanggung jawab terhadap penerangan, kesehatan dan informasi, bidang dua bertanggung jawab terhadap sarana prasarana fisik, bidang tiga menangani acara dan kesenian dan bidang empat bertanggung jawab terhadap musabaqah dan kehakiman.
Ia berharap dana tersebut akan bertambah dari kontribusi masing-masing daerah peserta MTQN serta kabupaten/kota di Bengkulu.
Sementara itu Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Bengkulu, Riza Nisbach mengatakan pihaknya sudah melakukan studi banding ke Banten sebagai provinsi penyelenggara MTQN ke-22.
"Banyak yang perlu dipersiapkan khususnya penginapan para kafilah karena kita masih kekurangan hotel dan penginapan jadi ada kemungkinan sebagian akan tinggal di rumah masyarakat atau home stay," katanya.
Jumlah penginapan yang ada di Bengkulu hanya cukup menampung 1.600 kafilah sementara jumlah yang hadir pada acara tersebut diperkirakan minimal 3.300 kafilah.
Selain penginapan, persiapan lain antara lain air bersih, konsumsi dan kesehatan para kafilah.
Mengenai anggaran yang diplot eksekutif menurut dia termasuk wajar sebab penyelenggaraan MTQN di Banten menelan dana Rp30 miliar dan bantuan dari APBN hanya Rp600 juta.