21 Desember 2009

OBJEK WISATA SUBAN AIR PANAS SEPI PENGUNJUNG

Curup, Bengkulu, 18/12 (ANTARA) - Kawasan objek wisata alam Suban Air Panas Curup, Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, pada hari pertama liburan akhir pekan, Jumat masih sepi pengunjung.

"Meski hari ini libur kerja namun para pengunjung objek wisata yang cukup dikenal dengan air hangatnya ini masih sepi pengunjung," kata pengelola objek wisata Suban Air Panas Curup, Surya Johan, Jumat.


Ia mengatakan, kalau libur seperti hari ini (Tahun Baru Islam) atau hari libur nasional lainnya pengunjung objek wisata ini tidak ada pengaruhnya atau sama dengan hari biasa.

Kalaupun ada yang datang hanya puluhan orang, itupun orang sekitar Kota Curup. Biasanya pengunjung objek wisata pemandian air hangat ini akan melonjak pada waktu tahun baru dan Hari Raya Idul Fitri.

"Pengunjung akan membludak datang kesini pada waktu tahun baru dan hari lebaran Idul Fitri," ujarnya. Kebanyakan yang datang dari luar daerah, seperti Kota Lubuklinggau, Kabupaten Musi Rawas, Kota Palembang (Sumatra Selatan), Kota Bengkulu, Kabupaten Kepahiang dan Kabupaten Lebong, Provinsi Bengkulu.

Selain tempat rekreasi yang menyenangkan, air panas di objek wisata ini mengandung mineral untuk penyembuhan berbagai penyakit kulit, pegal linu dan rematik.

Di sekitar lokasi ini juga terdapat dua kolam renang, satu di antaranya khusus untuk air hangat.

Disamping itu pula terdapat air terjun yang indah dengan ketinggian mencapai 90 meter, airnya cukup jernih dan dingin. Di lokasi yang sama juga terdapat batu yang dianggap keramat yang diberi nama "Batu Menangis" oleh masyarakat setempat.

Konon kabarnya orang-orang tertentu membawa sejumlah hewan peliharaan dan menyembelihnya untuk mendapatkan berkah dari Tuhan Yang Maha Kuasa.

Salah seorang pengunjung Suban Air Panas, Ramadan dari Kota Curup mengatakan, bahwa ia datang ke objek wisata ini tidak lain hanya sekadar ingin mandi air hangat.

"Saya setiap minggu rutin datang ke sini bersama keluarga untuk mandi air hangat. Kebetulan kami tinggal di Kota Curup," kata Ramadan.

© Copyright 2011 Perum LKBN Antara Biro Bengkulu . All rights reserved | Contact Us | About Us

Back to TOP