MTQ PROVINSI BENGKULU DIGELAR 20 DESEMBER
Bengkulu, 18/12 (ANTARA) - Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Tingkat Provinsi Bengkulu yang ke-29 akan digelar di Bengkulu selama lima hari, 20-24 Desember 2009, kata Sekretaris Umum Panitia MTQ Provinsi Bengkulu, H Syaifullah di Bengkulu, Jumat.
Didampingi Kepala Sekretariat Panitia H Herman Muhammad Yatim dan Koordinator Perhakiman H Paimat Solihin dia mengatakan, Provinsi Bengkulu akan menjadi tuan rumah MTQ Nasional ke-23 bulan Juni 2010, oleh sebab itu MTQ Provinsi Bengkulu akan menampilkan seluruh cabang lomba yang dilombakan pada MTQN.
Enam cabang yang dipertandingkan meliputi cabang tilawah dari seluruh angkatan seperti tilawah golongan dewasa, tilawah remaja, tilawah anak-anak, tartil dan tilawah tunanetra.
Untuk cabang fahmil quran semua angkatan, cabang syarhil quran semua angkatan, cabang khattil quran semua angkatan, cabang hifzil quran semua angkatan dan cabang musabaqah menulis kandungan al quran (M2KQ).
Mengenai pemusatan kegiatan, dia mengatakan, upacara pembukaan MTQ Provinsi Bengkulu ke-29 akan dilaksanakan di mesjid Raya Baitul Izzah Padang Harapan Bengkulu. Begitu juga kegiatan cabang tilawatil quran dan upacara penutupan MTQ Provinsi.
Cabang hifzil quran dan tafsir quran di aula Dinas Pertanian Provinsi Bengkulu, cabang khattil quran dan M2KQ di Madrasah Tsanawilah Negeri I, cabang syarhil quran dan cabang fahmil quran di Taman Budaya Bengkulu, cabang M2KQ lainnya di sekretariat Badan Amil Zakat (BAZ) Provinsi Bengkulu.
"Sekretariat Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Provinsi Bengkulu dimanfaatkan sebagai tempat penerimaan kafilah dan daftar ulang," kata Syaifullah.
Peserta yang sudah memastikan diri ikut berasal dari 10 kabupaten/kota meliputi Kota Bengkulu, Kabupaten Bengkulu Selatan, Kabupaten Seluma, Kabupaten Kaur, Kabupaten Rejang Lebong, Kabupaten Lebong, Kabupaten Kepahiang, Kabupaten Bengkulu Utara, Kabupaten Mukomuko dan Kabupaten Bengkulu Tengah.
Dalam upacara pembukaan MTQ Tingkat Provinsi Bengkulu di Mesjid Raya Baitul Izzah Padang Harapan nanti akan diisi dengan pementasan kesenian tradisional bernuansa Islam seperti qasidah rebana, sarafal anam dan kesenian dol.
Ditanya mengenai penampungan peserta dari kabupaten/kota, dia mengatakan semua daerah menyiapkan transportasi, konsumsi dan akomodasi penginapan dengan biaya ditanggung oleh daerah kabupaten/kota masing-masing.