KEDALAMAN PENGERUKAN PELABUHAN PULAU BAAI SEPULUH METER
Bengkulu, 26/11 (ANTARA) - Gubernur Bengkulu Agusrin Maryono Najamuddin mengatakan pengerukan alur pelabuhan laut pulau Baai pada tahap awal kedalamannya mencapai sepuluh meter pada 2009.
"Dengan menggunakan dua kapal besar diharapkan dapat melakukan pengerukan alur pelabuhan pulau Baai mencapai sepuluh meter," katanya di Bengkulu, Kamis.
Pengerukan pada tahap awal, kata dia, akan menggunakan dua kapal dengan harapan dapat menuntaskan pendangkalan alur yang sudah diambang batas.
Kedalaman pengerukan itu, harus sudah mencapai target pekerjaan pengerukan sehingga pelabuhan sudah dapat dimanfaatkan sebagaimana biasanya.
Dua kapal tersebut, berfungsi menyedot dan membuang pasir laut ketempat yang sudah ditentukan agar kedalaman yang ditentukan dapat terealisasi dengan baik.
Pekerjaan yang dilakukan itu, pertama membuka alur dipintu masuk pelabuhan kembali karena sebagian sudah tertimbun pasir lalu melakukan pengerukan.
"Pengerukan yang dilakukan tidaklah gampang karena debit pasir laut dipintu masuk pelabuhan cukup cepat masuknya dan harus dilakukan secara profesional," ujarnya.
Pemerintah Provinsi (Pemprov), telah mendatangi kapal keruk dari luar negeri dengan kapasitas daya sedot cukup besar.
Tenaga yang digunakan, menurut dia, sudah profesional sehingga pengerukan dapat selesai dengan cepat dan tepat waktu.
Debit pasir dipintu pelabuhan itu, menjadi tantangan bagi kapal keruk karena begitu cepatnya masuk sehingga harus menggunakan alat yang lebih canggih.
Pasir laut yang akan disedot tersebut, kurang lebih sebanyak jutaan kubik dan tempat pembuangannya sudah disiapkan.
Ia menambahkan, pendangkalan alur sudah diambang batas sehingga harus dilakukan upaya yang nyata tanpa harus menunggu dan perekonomian Bengkulu akan meningkat kembali.