BENGKULU GELAR FESTIVAL TABOT SAMBUT 1 MUHARAM
Bengkulu, 17/12 (ANTARA) - Masyarakat Bengkulu menggelar festival Tabot untuk menyambut Tahun Baru 1431 Hijriyah atau 1 Muharam.
"Ritual Tabot ini juga untuk memperingati gugurnya cucu Nabi Muhammad SAW, Amir Hussain, di Padang Karbala Irak," kata Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Bengkulu Agus Setiyanto, Kamis.
Tabot yang berarti peti mati adalah lambang peti yang berisi jenazah Amir Hussain yang diarak masyarakat Bengkulu menuju Kara Bela yang mencerminkan kawasan Karbala di Irak.
Ribuan orang dipastikan memadati arena festival yang tahun ini digelar di Tapak Paderi Kota Bengkulu selama sepuluh hari sejak 17 hingga 27 November.
"Puncaknya ditandai dengan pembuangan Tabot ke Kara Bela sebagai pertanda pemakaman cucu Nabi Muhammad SAW Amir Hussein,"jelasnya.
Ritual Tabot yang sudah berganti nama menjadi Festival Tabot dibuka Kamis malam oleh Gubernur Bengkulu Agusrin M Najamudin yang ditandai dengan melepas Kerukunan Keluarga Tabot (KKT) untuk memulai rangkaian ritual Tabot.
Festival Tabot untuk menyambut Tahun Baru Hijriyah dan memperingati gugurnya cucu Nabi MUhammad SAW Amir Hussain di Padang Karbala Irak sudah digelar masyarakat Bengkulu sejak abad ke 13 dan menjadi agenda tahunan serta masuk dalam kalender wisata nasional.
Tahun ini, kata Agus, agenda selama sepuluh hari ini ini akan dikombinasi dengan Festival Reog dan Kuda Kepang serta Festival Nasyid.
Festival Tabot selain melangsungkan upacara ritual membuang Tabot ke Kara Bela, kawasan yang mencerminkan Padang Karbala di Irak, juga diisi festival seni dan tari masyarakat Bengkulu.
"Kami ingin festival tahunan ini bisa menarik kunjungan wisatawan baik domestik maupun mancanegara lebih banyak lagi dari tahun ke tahun,"katanya.
Agus mengatakan agenda tahunan ini strategis untuk meningkatkan kunjungan wisatawan sekaligus memajukan pariwisata Bengkulu.
Pemerintah Provinsi Bengkulu menganggarkan dana Rp500 juta untuk menggelar agenda tahunan Festival Tabot yang berlangsung pada 17 hingga 27 Desember 2009.