BADAN JALAN BENGKULU-SUMSEL MENYEMPIT
Kepahiang, Bengkulu, 2/12 (ANTARA) - Jalan lintas Sumatra yang menghubungkan Provinsi Bengkulu dengan Sumatra Selatan mulai menyempit akibat tidak rutinya perawatan dari instansi berwenang.
"Sebagian jalan mulai dari Kecamatan Tebat Karai hingga Kecamatan Bermani Ilir yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Empat Lawang, Sumsel, kini dipenuhi rumput dan ilalang," kata Haryadi, salah seorang pengendara angkutan desa, Rabu.
Akibat menyempitnya jalan litas sepanjang 20 km ini, kata Haryadi, sudah banyak jatuh korban karena kendaraan yang di tumpangi bertabrakan.
"Baik kendaraan roda dua maupun roda empat bahkan sudah beberapa orang korban meninggal dunia," ungkap Haryadi.
Ia juga mempertanyakan fungsi mandor jalan yang ditugaskan Gubernur Bengkulu Agusrin M Najamudin beberapa waktu lalu bahkan sudah dilengkapi dengan mesin pemotong rumput.
Penyempitan jalan juga terjadi di jalan provinsi yang melintas di Kecamatan Sindang Beliti Ilir, Kabupaten Rejang Lebong.
Sebagian badan jalan di kecamatan ini sepajang 15 km, mulai dari Kecamatan Sindang Beliti Ilir sampai Kecamatan Padang Ulak Tanding, sudah tertutup rumput.
Kondisi jalan yang seolah sudah menjadi semak belukar tersebut sudah lama berlangsung sehingga bila pengendara roda dua maupun roda empat melintasi harus sangat berhati-hati.
"Sudah banyak juga warga yang melintas di jalan ini mengalami kecelakaan. Ada yang bertabrakan dan ada juga karena kecelakaan tunggal akibat jalan menyempit," kata Camat Sindang Beliti Ilir, Bahar Ahmadi.
Untuk itu ia meminta kepada Pemprov Bengkulu supaya memperhatikan jalan provinsi yang sudah mulai menyepit dan telah banyak memakan korban manusia ini untuk segera dilakukan penebasan rumput.
Biasanya, kata Bahar, paling tidak dalam setahun rumput di jalan provinsi ini ditebas dua kali, tapi tahun ini seingatnya baru satu kali.