20 November 2009

PEMKAB MUKOMUKO LAKUKAN NORMARLISASI DAERAH ALIRAN SUNGAI

Bengkulu, 19/11 (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mukomuko, Provinsi Bengkulu melakukan normalisasi alur di sepanjang daerah aliran sungai (DAS) di daerah itu pada 2009.

"Normalisasi yang dilakukan di sepanjang DAS sebagai terobosan untuk meningkatkan jaringan irigasi dan membangun peningkatan daerah irigasi," kata Bupati Mukomuko, Ichwan Yunus, di Bengkulu, Kamis.


Beberapa DAS yang telah dilakukan itu, kata dia, seperti tebing sungai Manjunto, Selagan, Air Dikit, Nelan, dan sungai Air Bayang.

Dengan normalisasi tersebut, telah membangun jaringan dan peningkatan sebanyak 13 daerah irigasi (DI) yang tersebar di 15 kecamatan dan 151 desa/kelurahan didaerah itu pada 2009.

Hasil yang telah dicapai dalam pembangunan dengan memanfaatkan DAS di beberapa sungai yang ada telah meningkatkan jaringan irigasi mencapai 1.700 hektare (Ha).

Normalisasi sebagai terobosan untuk meningkatkan sarana dan prasarana di sektor pertanian dan perkebunan yang ada di daerah setempat.

Jaringan drainase, rawa yang ada sepanjang 360.500 meter persegi dan baru terealisasi pembangunan irigasi mencapai 1.700 Ha.

Fasilitas itu akan terus ditingkatkan karena Kabupaten Mukomuko telah menjadi daerah surplus dan swasembada beras.

Pemkab, terus berupaya meningkatkan hasil produksi petani dengan membangunan dan memperbaiki jaringan irigasi.

Selain itu, menurut dia, Pemkab meningkatkan jaringan irigasi yang tersebar mencapai 9.174 hektare (Ha) pada 2009.

Peningkatan jaringan irigasi sebanyak 13 daerah irigasi (DI) dengan luasnya mencapai 9.174 Ha agar hasil produksi dan kebutuhan air dapat terpenuhi.

Kabupaten yang berjarak kurang lebih 270 dari arah utara Kota Bengkulu merupakan wilayah pertanian dan perkebunan yang cukup berpotensi untuk dikembangkan.

Luas kabupaten itu, mencapai empat kilometer persegi dengan jumlah penduduk yang tersebar di 15 kecamatan dan 151 desa/kelurahan 148.000 jiwa atau 33.218 kepala keluarga (KK)dengan mata pencarian sebagai petani 76 persen.

Pada 2009, hasil produksi yang telah dihasilkan mencapai 5,5 ton per Ha dibandingkan pada 2008 yang hanya mencapai 4,4 ton per Ha.

© Copyright 2011 Perum LKBN Antara Biro Bengkulu . All rights reserved | Contact Us | About Us

Back to TOP