17 November 2009

PEMKAB MUKOMUKO BANGUN JALAN LINGKAR 102 KILOMETER

Bengkulu, 17/11 (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mukomuko, Provinsi Bengkulu telah membangun jalan lingkar di sepanjang lima desa/kelurahan mencapai 102 kilometer di daerah itu pada 2009.

"Pembangunan infrastruktur jalan lingkar tersebut di lima desa/kelurahan sepanjang 102 kilometer sebagai terobosan untuk membuka jalur keterisolasian antarmasyarakat," kata Bupati Mukomuko, Ichwan Yunus di Bengkulu, Selasa.


Jalan lingkar tersebut, kata dia, berfungsi untuk membuka jalur-jalur penghubung antar desa/kelurahan dan kecamatan di daerah itu.

Pembangunan infrastruktur jalan yang berada di lima desa/kelurahan, yakni dari Desa Air Rami, Satuan Pemukiman (SP) 8, Pondok Suguh, Teras Terunjam, dan Talang Petai.

Jalan lingkar itu telah selesai pengerjaannya dan pada tahun selanjutnya akan ditingkatkan agar desa-desa yang berada jauh dari akses ibu kota kabupaten terhindar dari keterisolasian.

Hal tersebut, katanya, harus dibuat terobosan agar masyarakat yang berada di wilayah itu dapat memanfaatkan sarana dan prasarana dengan baik.

Selain itu, menurut dia, pembangunan jalan lingkar berfungsi untuk meningkatkan penghasilan masyarakat dari sektor pertanian dan perkebunan.

"Kabupaten Mukomuko merupakan wilayah pertanian dan perkebunan sehingga harus dibuat jalur tersebut agar hasil produksi masyarakat dapat terjual dengan baik," ujarnya.

Sebelum adanya pembangunan, masyarakat cukup kesulitan untuk mengangkut dan menjual komoditas pertanian dan perkebunannya sehingga harus dibuat suatu langkah yang konkret.

Penduduk yang tersebar di 15 kecamatan dan 151 desa/kelurahan berjumlah 148 jiwa atau 33.218 jiwa itu, sebagian merupakan petani dan nelayan dengan luas wilayah mencapai empat kilometer persegi.

Ichwan menambahkan, kondisi ini harus menjadi perhatian khusus Pemkab setempat agar ke depan masyarakat dapat menikmati hasil pembangunan yang lebih baik.

© Copyright 2011 Perum LKBN Antara Biro Bengkulu . All rights reserved | Contact Us | About Us

Back to TOP